variabel penelitian

Pengertian:
Variabel penelitian adalah segala sesuatu yang berbentuk apa saja yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari untuk memperoleh informasi tentang hal tersebut, dan kemudian ditarik kesimpulannya.
Variabel dapat juga didefinisikan sebagai atribut seseorang, atau objek, yang mempunyai variasi antara satu orang dengan yang lain atau satu obyek dengan obyek yang lain(Hatch dan Farhady, 1981).
Kerlinger (1973) menyatakan bahwa variabel adalah konstruk atau sifat yang dipelajari.
Kidder (1981) menyatakan bahwa variabel adalah suatu kualitas dimana peneliti mempelajari dan menarik kesimpulannya.
Sugiyono (2007) menyatakan bahwa variabel penelitian adalah suatu atribut atau sifat atau nilai dari orang, obyek atau kegiatan yang mempunyai variasi tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan ditarik kesimpulannya.
Jenis Variabel
Berikut merupakan macam-macam variabel berdasarkan pada hubungan antara satu variabel dengan variabel yang lain.

  • Variabel Independen, merupakan variabel yang mempengaruhi atau menjadi sebab perubahannya atau timbulnya variabel dependen (terikat). Sering juga disebut variabel stimulus, prediktor, antecedent, dan dalam SEM (Structural Equation Modeling) disebut sebagai variabel eksogen.
  • Variabel Dependen, merupakan variabel yang dipengaruhi atau menjadi akibat, karena adanya variabel bebas. Sering juga disebut sebagai variabel output, kriteria, konsekuen, dan dalam SEM disebut sebagai variabel endogen.
  • Variabel Moderator, merupakan variabel yang mempengaruhi (memperkuat atau memperlemah) hubungan antara variabel independen dengan variabel dependen.
  • Variabel intervening, variabel yang secara teoritis mempengaruhi hubungan antara variabel independen dengan dependen, tetapi tidak dapat diamati atau diukur.
  • Variabel kontrol, merupakan variabel yang dikendalikan atau dibuat konstan sehingga hubungan variabel independen terhadap variabel dependen tidak dipengaruhi oleh faktor luar yang tidak diteliti.

 

 

Skala Likert digunakan untuk mengukur sikap, pendapat, dan persepsi seseorang atau kelompok orang tentang suatu variabel. Dengan Skala Likert, variabel-variabel yang akan diukur dijabarkan menjadi indikator variabel. Kemudian indikator tersebut dijadikan sebagai titik tolak dalam menyusun item-item instrumen yang dapat berupa pertanyaan atau pernyataan. Jawaban setiap item instrumen yang menggunakan skala Likert mempunyai gradasi dari sangat positif sampai dengan sangat negatif, dan untuk keperluan analisis kuantitatif, maka jawaban tersebut diberi skor. (Sugiyono, 2009:93).