website

webmin logo

Webmin merupakan software gratis yang dapat digunakan untuk mengatur segala administrasi linux melalui web interface. Dengan web interface kita tidak perlu mengetikkan perintah-perintah dan mengubah konfigurasi melalui terminal, hanya tinggal klik dan klik. Webmin dapat digunakan untuk mengatur Apache, DNS, MySQL, file sharing, dan lainnya.

Berikut merupakan petuntuk installasinya di Debian Wheezy atau debian7:

Continue reading

Ini cara installasi RDBMS Postgresql di Raspberry Pi gw. Sistem operasi yang gw pake tu Slackware 14 (ARMED SLACK). Nih caranya:

– Download disini

– Extract

– Configure, pastikan sudah meng-install slackware/d/. Nah pas proses ini ada yang error, karena belum terinstall readline, jadi jalankan configure tanpa readline

./configure –without_readline

-make

make

-install

make Install

-buat folder var di /usr/local/pgsql/ ketik

mkdir -vf /usr/local/pgsql/var/

copy file pg_hba.conf caranya ketik

cp -vf /usr/local/pgsql/share/pg_hba.conf.sample /usr/local/pgsql/var/pg_hba.conf

##configurasi

Karena postgresql gak ngijinin root untuk menjalankannya, kita harus mengubah hak milik foldernya dulu, tapi terlebih dulu bikin user sama group postgres.

-buat user dan group postgres

useradd -M -r -U postgres

-ganti kepemilikan folder /usr/local/pgsql untuk user dan group postgres

chown -R postgres:postgres /usr/local/pgsql

-masuk sebagai user postgres

su – postgres

-masuk ke folder pgsql

cd /usr/local/pgsql

inisialisasi database cluster

bin/initdb -D ./data.

Perintah ini akan membuat folder /usr/local/pgsql/data dan ini sudah siap di-nyalakan dan digunakan.

-men-start pgsql

bin/pg_ctl -D ./data -l data/logfile start

 

 

udah dah:D

Sebenernya untuk installasi di linux yang lainpun sama.

tested on Raspberry Pi (armedslack 14)

  1. Login sebagai administrator
  2. Backup database
    1. Login CPanel
    2. Klik phpmyadmin
    3. Pilih database drupalnya
    4. Pilih Export
    5. Klik go
  3. Backup Code atau module yang telah dimodifikasi
  4. Buat situs offline
    1. Masuk ke Administer > Site configuration > Site maintenance
    2. Pilih Off-line
    3. Klik Save configuration
  5. Download update
  6. Extract update tersebut
  7. Overwrite file-file drupal yang lama dengan file hasil extract tersebut. Nah klo yang ini file .htdocs sama robot.txt gak gw overwrite
  8. Bila proses overwrite telah selesai, buka http://www.namasitus.com/update.php
  9. Klik Continue
  10. Langsung klik j update
  11. Kalo gak ada pesan error berarti proses update udah selesai dan sukses
  12. Buat situr online lagi
    1. Masuk ke Administer > Site configuration > Site maintenance
    2. Pilih Online
    3. Klik Save configuration
  13. Silahkan dinikmati.

Klo yang ini, gw pengen ganti tombol delete pake image(gambar) dan biar lebih jelas (user tau itu tombol buat delete), pas mouse hover muncul tulisan(popup) “delete”. Caranya ternyata simple bgt,.. gini caranya:
pas pengen ganti tombol delete pake image pasti kan pake <img src=”” />?? ya kn??
nah di tinggal tambahin j title=”ini tombol delete” di <img src=”” />-nya itu,…
jd ini full-nya:
<img src=”sumbergambar” title=”ini tombol delete” />
udah dah jd,…
😀

nih perintahnya:
unset($_SESSION[‘nama_session_yg_ingin_dihapus’]);
misal kita ingin menghapus $_SESSION[‘penjualan’]
unset($_SESSION[‘penjualan’];
klo gak percaya coba sessionnya di echo sebelum dan sesudah.
selamat mencoba:D

Nih beberapa website untuk add url gratis, mudah-mudahan bisa menambah pundi-pundi trafick web.
www.freeaddurl.org/cgi-bin/add.cgi
www.freeurlsubmit.org/
www.add-url-free.org/
www.submitexpress.com
www.addurlpro.com/free-add-url-submission.php
www.ineedhits.com/free-tools/submit-free.aspx
www.addwebsitefree.com/submit/
www.isubmit.com/signup/
www.1second.com/free-url-submit.html
www.efreedirectory.com/join_0id.html
www.useads.com/submit.php
www.submitshop.com/free-submit/free-submit
www.bestyellow.com/addurl.html
Selamat Mencoba

Sebelumnya saya ingin menghilangkan logo moodle pada bagian bawah elearning yang menggunakan moodle , setelah googling, caranya adalah mengubah tema yang sedang dipakai atau dengan katalain bila ganti tema, tema yang baru juga harus di edit juga.:(

Nah, ini pas ketemu cara agar cukup merubah satu kali dan dapat diterapkan tanpa perlu mengedit tema baru yang ingin digunakan.

Nih caranya:

  1. Masuk ke folder moodle yang telah terinstall
  2. Buka folder lib
  3. Buka file outputrenderers.php
  4. cari “public function home_link() {” tanpa tanda petik, dan pada moodle 2.2 ada pada baris ke 527-550
  5. hapus “return ‘<div>’ .
                       ‘<a title=”Moodle” href=”http://moodle.org/”>’ .
                       ‘<img style=”width:100px;height:30px” src=”‘ . $this->pix_url(‘moodlelogo’) . ‘” alt=”moodlelogo” /></a></div>’;
  6. simpan file outputrenderers.php tersebut
  7. refresh moodle
  8. Logo moodle sudah hilang, coba ganti tema untuk memastikan hal ini juga berlaku pada tema-tema yang lain.

Berikut merupakan tampilan setelahnya

 

(tested on moodle 2.2)

  1. Install PHPBB
    1. Download phpbb di sini
    2. Extract php ke dokumen root, kalo di debian /var/www
    3. buka lewat browser ke hasil ekstrak tersebut.
      http://localhost/phpBB/
    4. Klik Install
    5. Klik proceed to next step
    6. Kalo di paling bawah seperti ini:
      1. cache/ |found, unwriteable
      2. files/ |found, unwriteable
      3. store/ |found, unwriteable
      4. config.php |found, unwriteable
      5. images/avatars/upload/ |found, unwriteable
        Kalo kayak gitu, berarti harus ubah kepemilikan/hak akses file dan folder-folder tersebut. Caranya:

        1. Buka terminal
        2. ketik chmod 777 -v /var/www/phpBB3/cache/
        3. tekan enter
        4. chmod 777 -v /var/www/phpBB3/files/
        5. tekan enter
        6. chmod 777 -v /var/www/phpBB3/store/
        7. tekan enter
        8. chmod 777 -v /var/www/phpBB3/config.php
        9. tekan enter
        10. chmod 777 -v /var/www/phpBB3/images/avatars/upload/
        11. tekan enter
    7. Lalu klik test again
    8. Kalo udah berubah jadi:
    9. cache/ |found, writeable
    10. files/ |found, writeable
    11. store/ |found, writeable
    12. config.php |found, writeable
    13. images/avatars/upload/ |found, writeable
    14. Lalu klik start install
    15. buka localhost/phpmyadmin
    16. klik Databases
    17. pada Create new database, masukkan forumphp
    18. klik create
    19. Database type: MySQL
    20. Database server hostname or DSN: localhost
    21. Database server port: 3306
    22. Database name: namadatabase(misal forumphp)
    23. Database username: username database(misal root)
    24. Database password: password database(misal 123456)
    25. Klik process to next step
    26. Buat database:
    27. Administrator username: namaadmin(misal adminadmin)
    28. Administrator password: password admin(misal adminadmin)
    29. Confirm administrator password: ulangi admin pasword(adminadmin)
    30. contact e-mail address: alamat email admin(misal admin@localhost.com)
    31. confirm contact e-mail: ulangi alamat email admin(admin@localhost.com)
    32. klik proceed to next step
    33. Di database setting, Masukkan
    34. Klik proceed to next step
    35. Pada halaman administrator configuration, Masukkan:
    36. Klik proceed to next step
    37. Klik proceed to next step
    38. Biarkan Secara default dan klik Proceed to next step
    39. Klik proceed to next step
    40. Kalo dah selese, klik login

moga sukses:D

Virtual Host merupakan salah satu metode untuk “memisahkan” website, baik itu pada localhost maupun website yang dapat diakses melalui internet. Dengan metode ini kita dapat “memisahkan” website dengan menggunakan ServerName yang berbeda. Berikut merupakan cara membuat virtual host pada debian, mungkin jg bs dipake d turunannya.
😀

  1. cp -v /etc/apache2/sites-available/default /etc/apache2/sites-available/namafile
  2. edit file /etc/apache2/sites-available/insada
    1. ganti DocumentRoot dengan DocumentRoot yg ingin dipakai.Misal:
    2. DocumentRoot /var/www/ menjadi DocumentRoot /var/www/demo
    3. tambah ServerName insada.localhost setelah ServerAdmin webmaster@localhost
    4. simpan
  3. a2ensite namafile
  4. edit file /etc/hosts
    1. tambahkan
    2. IP <spasi> ServerName yg dipake. Misal:
    3. 127.0.0.1 insada.localhost
    4. simpan
  5. restart apache2

Mudah-mudahan berhasil:D
<tested on debian 6>