Category Archives: komputer

website add url gratis

Nih beberapa website untuk add url gratis, mudah-mudahan bisa menambah pundi-pundi trafick web.
www.freeaddurl.org/cgi-bin/add.cgi
www.freeurlsubmit.org/
www.add-url-free.org/
www.submitexpress.com
www.addurlpro.com/free-add-url-submission.php
www.ineedhits.com/free-tools/submit-free.aspx
www.addwebsitefree.com/submit/
www.isubmit.com/signup/
www.1second.com/free-url-submit.html
www.efreedirectory.com/join_0id.html
www.useads.com/submit.php
www.submitshop.com/free-submit/free-submit
www.bestyellow.com/addurl.html
Selamat Mencoba

Repo Ubuntu lokal kambing

Nah, kalo ini cara ganti repositori ubuntu 11.10 amd64 ke repositori lokal(kambing). Lumayan biar lbh cepet daripada jauh-jauh ke luar.:D
Nih caranya:

  1. Buka terminal
  2. Masuk sebagai root
    1. su
    2. (masukkan password)
    3. tekan enter
  3. Biar lebih amannya back-up dulu source.list-nya
  4. cp -rv /etc/apt/sources.list /etc/apt/sources.list.bak
  5. tekan enter
  6. gedit /etc/apt/sources.list
  7. Terus, buka file /etc/apt/sources.list dengan text editor favorit :D, kalo disini pake gedit
  8. Hapus semua yang ada di dalam file /etc/apt/sources.list
  9. Terus paste ini dah

deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu oneiric main restricted universe multiverse
deb-src http://kambing.ui.ac.id/ubuntu oneiric main restricted universe multiverse
deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu oneiric-updates main restricted universe multiverse
deb-src http://kambing.ui.ac.id/ubuntu oneiric-updates main restricted universe multiverse
deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu oneiric-security main restricted universe multiverse
deb-src http://kambing.ui.ac.id/ubuntu oneiric-security main restricted universe multiverse

  1. Simpan

(CTRL+S) atau cari gambar buat nyimpen 😀

  1. Terus update apt-nya

apt-get update

  1. Setelah selesai dan berhasil ( mudah-mudahan berhasil) :D, perubahannya bisa dilihat ( biar gampang) pake synaptics

Selamat mencoba
😀

SSH NOHUP

nohup merupakan salah satu fasilitas yang dapat kita gunakan ketika menjalankan proses yang lama pada server yang kita remote(ssh). Dengan nohup proses yang sedang berjalan dan membutuhkan waktu lama akan tetap berjalan walaupun kita telah keluar (logout) dari server yang kita remote, atau ketika terjadi error broken pipe.
Cara menjalankan nohup adalah ( dengan asumsi telah login d server remote):

  1. ketik:
  2. nohup perintah_yang_ingin_dijalankan &
  3. tekan enter

Berikut ini merupakan contoh menggunakan nohup ketika mengkompres folder:

  1. nohup tar -cjvf webaplikasi.tar.bz2 webaplikasi &
  2. tekan enter
  3. setelah itu kita bisa logout dari server remote

Lalu untuk mengecek apakah proses tersebut masih berjalan atau tidak:

  1. setelah keluar, login kembali ke dalam server remote tersebut
  2. ketik ps ax | grep perintah_yang_dijalankan
  3. misal ps ax|grep tar
  4. bila hasilnya menyerupai:
  5. 10072 pts/0 S 0:00 tar -cjvf webaplikasi.tar.bz2 webaplikasi
  6. maka proses masih berjalan dan silahkan tunggu sampai selesai

😀

Setting APT lewat proxy

Nah kalo yang ini lumayan, buat hemat bandwith. Kadang juga bikin cepet kalo di proxy udah ada, gak perlu jauh-jauh ngambil dari internet. Gini caranya:

  1. Buka terminal
  2. Login sebagai root:
    1. Ketik su
    2. Tekan enter
  3. Buka atau buat file /etc/apt/apt.conf dengan text editor kesukaan Anda:D
  4. Dari terminal, ketik geany /etc/apt/apt.conf (saya senang menggunakan geany)
  5. Tekan enter
  6. Misal Acquire::http::Proxy “http://localhost:3128“;
    1. Ketik Acquire::http::Proxy “http://proxy_server:port_proxy”;
  7. Simpan file /etc/apt/apt.conf tersebut
  8. Selesai. Dan silahkan dicoba. Untuk mengetahui apakah apt sudah lewat proxy, ketik tailf /var/log/squid3/access.log sambil menjalankan apt-get update, bila di tailf, ada perubahan, maka APT sudah berjalan lewat proxy.

(APT kalo gak salah cuma ada di debian linux dan keturunannya:D)

DEBIAN: Sharing koneksi internet lewat modem

Nah klo ini lumayan klo lo punya koneksi lewat modem, atau lewat yang lainnya. Yang entah dengan alasan solidaritas atau apapun tiba-tiba lo mau bagi-bagin koneksi ke komputer lain, punya temen, sodara, atau apalah.

Oke, misal skenarionya gini:
Lo punya modem gsm/cdma.(biasanya di linux interface-nya ppp0)
Lo mau bagi koneksi ke komputer/laptop lain lewat kabel lan/wifi.
Misal IP Lan/Wifi lo(komputer server yang mau dibagi koneksinya) 192.168.0.212
Misal IP Lan/Wifi komputer lain(client) 192.168.0.213
biar gampang, misal sama2 konek pake kabel Lan

  1. Di komputer server, buka terminal
  2. Flush semua aturan yang ada

iptables -F
iptables -t nat -F
iptables -t mangle -F

  1. Delete chain yang ada

iptables -X
iptables -t nat -X
iptables -t mangle -X

  1. save iptables

iptables-save

  1. enable ip_forward

echo 1 > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward

  1. Biasanya koneksi lewat modem itu interface-nya ppp0

iptables -t nat -A POSTROUTING -o ppp0 -j MASQUERADE
iptables-save

  1. Setting client.
    Pastikan IP client satu network dengan server yang mau dibagi koneksinya, dan setting gateway di client pake IP servernya.
  2. udah deh jadi.

Menghilangkan Logo Moodle pada semua Tema

Sebelumnya saya ingin menghilangkan logo moodle pada bagian bawah elearning yang menggunakan moodle , setelah googling, caranya adalah mengubah tema yang sedang dipakai atau dengan katalain bila ganti tema, tema yang baru juga harus di edit juga.:(

Nah, ini pas ketemu cara agar cukup merubah satu kali dan dapat diterapkan tanpa perlu mengedit tema baru yang ingin digunakan.

Nih caranya:

  1. Masuk ke folder moodle yang telah terinstall
  2. Buka folder lib
  3. Buka file outputrenderers.php
  4. cari “public function home_link() {” tanpa tanda petik, dan pada moodle 2.2 ada pada baris ke 527-550
  5. hapus “return ‘<div>’ .
                       ‘<a title=”Moodle” href=”http://moodle.org/”>’ .
                       ‘<img style=”width:100px;height:30px” src=”‘ . $this->pix_url(‘moodlelogo’) . ‘” alt=”moodlelogo” /></a></div>’;
  6. simpan file outputrenderers.php tersebut
  7. refresh moodle
  8. Logo moodle sudah hilang, coba ganti tema untuk memastikan hal ini juga berlaku pada tema-tema yang lain.

Berikut merupakan tampilan setelahnya

 

(tested on moodle 2.2)

install PHPBB

  1. Install PHPBB
    1. Download phpbb di sini
    2. Extract php ke dokumen root, kalo di debian /var/www
    3. buka lewat browser ke hasil ekstrak tersebut.
      http://localhost/phpBB/
    4. Klik Install
    5. Klik proceed to next step
    6. Kalo di paling bawah seperti ini:
      1. cache/ |found, unwriteable
      2. files/ |found, unwriteable
      3. store/ |found, unwriteable
      4. config.php |found, unwriteable
      5. images/avatars/upload/ |found, unwriteable
        Kalo kayak gitu, berarti harus ubah kepemilikan/hak akses file dan folder-folder tersebut. Caranya:

        1. Buka terminal
        2. ketik chmod 777 -v /var/www/phpBB3/cache/
        3. tekan enter
        4. chmod 777 -v /var/www/phpBB3/files/
        5. tekan enter
        6. chmod 777 -v /var/www/phpBB3/store/
        7. tekan enter
        8. chmod 777 -v /var/www/phpBB3/config.php
        9. tekan enter
        10. chmod 777 -v /var/www/phpBB3/images/avatars/upload/
        11. tekan enter
    7. Lalu klik test again
    8. Kalo udah berubah jadi:
    9. cache/ |found, writeable
    10. files/ |found, writeable
    11. store/ |found, writeable
    12. config.php |found, writeable
    13. images/avatars/upload/ |found, writeable
    14. Lalu klik start install
    15. buka localhost/phpmyadmin
    16. klik Databases
    17. pada Create new database, masukkan forumphp
    18. klik create
    19. Database type: MySQL
    20. Database server hostname or DSN: localhost
    21. Database server port: 3306
    22. Database name: namadatabase(misal forumphp)
    23. Database username: username database(misal root)
    24. Database password: password database(misal 123456)
    25. Klik process to next step
    26. Buat database:
    27. Administrator username: namaadmin(misal adminadmin)
    28. Administrator password: password admin(misal adminadmin)
    29. Confirm administrator password: ulangi admin pasword(adminadmin)
    30. contact e-mail address: alamat email admin(misal admin@localhost.com)
    31. confirm contact e-mail: ulangi alamat email admin(admin@localhost.com)
    32. klik proceed to next step
    33. Di database setting, Masukkan
    34. Klik proceed to next step
    35. Pada halaman administrator configuration, Masukkan:
    36. Klik proceed to next step
    37. Klik proceed to next step
    38. Biarkan Secara default dan klik Proceed to next step
    39. Klik proceed to next step
    40. Kalo dah selese, klik login

moga sukses:D

Setting Virtual Host di Debian

Virtual Host merupakan salah satu metode untuk “memisahkan” website, baik itu pada localhost maupun website yang dapat diakses melalui internet. Dengan metode ini kita dapat “memisahkan” website dengan menggunakan ServerName yang berbeda. Berikut merupakan cara membuat virtual host pada debian, mungkin jg bs dipake d turunannya.
😀

  1. cp -v /etc/apache2/sites-available/default /etc/apache2/sites-available/namafile
  2. edit file /etc/apache2/sites-available/insada
    1. ganti DocumentRoot dengan DocumentRoot yg ingin dipakai.Misal:
    2. DocumentRoot /var/www/ menjadi DocumentRoot /var/www/demo
    3. tambah ServerName insada.localhost setelah ServerAdmin webmaster@localhost
    4. simpan
  3. a2ensite namafile
  4. edit file /etc/hosts
    1. tambahkan
    2. IP <spasi> ServerName yg dipake. Misal:
    3. 127.0.0.1 insada.localhost
    4. simpan
  5. restart apache2

Mudah-mudahan berhasil:D
<tested on debian 6>

Lihat Spesifikasi CPU lewat Terminal

Berikut ini merupakan cara untuk melihat spesifikasi CPU melalui terminal. Emang kayaknya gak guna banget pake terminal, padahal ada cara yang lebih gampang yang lewat GUI. Tapi pake cara ini sangat membantu pas me-remote server lain, atau pas gak keinstall desktop environmentnya. Nih caranya:

  1. Pastinya buka terminal
  2. Ketik: less /proc/cpuinfo
  3. Nah tar keluar outputnya. Punya gw sih outputnya gini:

processor : 0
vendor_id : GenuineIntel
cpu family : 6
model : 37
model name : Intel(R) Core(TM) i5 CPU M 430 @ 2.27GHz
stepping : 2
cpu MHz : 1199.000
cache size : 3072 KB
physical id : 0
siblings : 4
core id : 0
cpu cores : 2
apicid : 0
initial apicid : 0
fpu : yes
fpu_exception : yes
cpuid level : 11
wp : yes
flags : fpu vme de pse tsc msr pae mce cx8 apic sep mtrr pge mca cmov pat pse36 clflush dts acpi mmx fxsr sse sse2 ss ht tm pbe syscall nx rdtscp lm constant_tsc arch_perfmon pebs bts rep_good xtopology nonstop_tsc aperfmperf pni dtes64 monitor ds_cpl vmx est tm2 ssse3 cx16 xtpr pdcm sse4_1 sse4_2 popcnt lahf_lm ida arat tpr_shadow vnmi flexpriority ept vpid
bogomips : 4522.12
clflush size : 64
cache_alignment : 64
address sizes : 36 bits physical, 48 bits virtual
power management:

processor : 1
vendor_id : GenuineIntel
cpu family : 6
model : 37
model name : Intel(R) Core(TM) i5 CPU M 430 @ 2.27GHz
stepping : 2
cpu MHz : 1199.000
cache size : 3072 KB
physical id : 0
siblings : 4
core id : 2
cpu cores : 2
apicid : 4
initial apicid : 4
fpu : yes
fpu_exception : yes
cpuid level : 11
wp : yes
flags : fpu vme de pse tsc msr pae mce cx8 apic sep mtrr pge mca cmov pat pse36 clflush dts acpi mmx fxsr sse sse2 ss ht tm pbe syscall nx rdtscp lm constant_tsc arch_perfmon pebs bts rep_good xtopology nonstop_tsc aperfmperf pni dtes64 monitor ds_cpl vmx est tm2 ssse3 cx16 xtpr pdcm sse4_1 sse4_2 popcnt lahf_lm ida arat tpr_shadow vnmi flexpriority ept vpid
bogomips : 4521.91
clflush size : 64
cache_alignment : 64
address sizes : 36 bits physical, 48 bits virtual
power management:

processor : 2
vendor_id : GenuineIntel
cpu family : 6
model : 37
model name : Intel(R) Core(TM) i5 CPU M 430 @ 2.27GHz
stepping : 2
cpu MHz : 1199.000
cache size : 3072 KB
physical id : 0
siblings : 4
core id : 0
cpu cores : 2
apicid : 1
initial apicid : 1
fpu : yes
fpu_exception : yes
cpuid level : 11
wp : yes
flags : fpu vme de pse tsc msr pae mce cx8 apic sep mtrr pge mca cmov pat pse36 clflush dts acpi mmx fxsr sse sse2 ss ht tm pbe syscall nx rdtscp lm constant_tsc arch_perfmon pebs bts rep_good xtopology nonstop_tsc aperfmperf pni dtes64 monitor ds_cpl vmx est tm2 ssse3 cx16 xtpr pdcm sse4_1 sse4_2 popcnt lahf_lm ida arat tpr_shadow vnmi flexpriority ept vpid
bogomips : 4521.89
clflush size : 64
cache_alignment : 64
address sizes : 36 bits physical, 48 bits virtual
power management:

processor : 3
vendor_id : GenuineIntel
cpu family : 6
model : 37
model name : Intel(R) Core(TM) i5 CPU M 430 @ 2.27GHz
stepping : 2
cpu MHz : 1199.000
cache size : 3072 KB
physical id : 0
siblings : 4
core id : 2
cpu cores : 2
apicid : 5
initial apicid : 5
fpu : yes
fpu_exception : yes
cpuid level : 11
wp : yes
flags : fpu vme de pse tsc msr pae mce cx8 apic sep mtrr pge mca cmov pat pse36 clflush dts acpi mmx fxsr sse sse2 ss ht tm pbe syscall nx rdtscp lm constant_tsc arch_perfmon pebs bts rep_good xtopology nonstop_tsc aperfmperf pni dtes64 monitor ds_cpl vmx est tm2 ssse3 cx16 xtpr pdcm sse4_1 sse4_2 popcnt lahf_lm ida arat tpr_shadow vnmi flexpriority ept vpid
bogomips : 4521.90
clflush size : 64
cache_alignment : 64
address sizes : 36 bits physical, 48 bits virtual
power management:

Start virtual box dari terminal

Berikut merupakan cara untuk menyalakan virtual mesin yang ada di virtualbox linux dengan menggunakan terminal. Hal ini dapat mempermudah bila host komputer ada dalam jaringan, dan menggunakan ssh, dan bila malas ke komputer host:D

Buka terminal

-Start virtual machine

VBoxManage startvm “nama virtual mesin” –type headless

-Shutdown virtual machine

VBoxManage controlvm “nama virtual mesin” acpipowerbutton

-Power off virtual machine

VBoxManage controlvm “nama virtual mesin” poweroff